PERHELATAN AKBAR MTQH KE 55 PROVINSI JAMBI: KOTA JAMBI SIAP JADI TELADAN, LAHIRKAN QARI QARIAH BERKUALITAS NASIONAL
27 Oct 2026 | 52 | Admin
H. Herman, S.Ag., M.Pd.I
Ketua Umum IPQAH Provinsi Jambi
Jambi, Jambinyanyok.com | Semangat syiar Al-Qur’an kembali bergema di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah. Menjelang perhelatan akbar Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-55 Tingkat Provinsi Jambi, Kota Jambi sebagai tuan rumah menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan penyelenggaraan yang tidak hanya meriah, tetapi juga berkualitas, tertib, dan bermakna.
Berbagai persiapan terus dimatangkan, mulai dari kesiapan lokasi kegiatan, akomodasi, sarana ibadah, hingga keterlibatan masyarakat dalam menyukseskan agenda keagamaan tersebut. Kesungguhan ini patut diapresiasi karena keberhasilan MTQH bukan semata-mata diukur dari megahnya panggung atau ramainya seremoni, melainkan juga dari kualitas penyelenggaraan, semangat kebersamaan, serta dampak nyata bagi pengembangan syiar Al-Qur’an di Provinsi Jambi.
LAHIRKAN QARI QARIAH HANDAL UNTUK TINGKAT NASIONAL 2027
Ketua Umum IPQAH Provinsi Jambi, H. Herman, S.Ag., M.Pd.I., menaruh harapan besar agar MTQH ke-55 ini menjadi momentum strategis untuk melahirkan qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama Provinsi Jambi di tingkat nasional.
"Kita berharap MTQH di Kota Jambi ini dapat melahirkan qari dan qariah yang terbaik dan andal, untuk kemudian kita siapkan bertanding di tingkat nasional yang akan digelar di Jakarta pada tahun 2027 mendatang. Semoga dari tanah Jambi lahir peraih juara yang membanggakan bangsa."
Menurutnya, MTQH tidak boleh berhenti sebatas agenda rutin yang sukses diselenggarakan setiap tahun. Lebih dari itu, kegiatan ini harus menjadi bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas bacaan, pemahaman, penghayatan, serta kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.
Karena itu, keberhasilan MTQH perlu ditindaklanjuti dengan pembinaan yang serius, terarah, dan konsisten. Para peserta berprestasi harus dipersiapkan secara maksimal agar mampu bersaing menghadapi peserta terbaik dari berbagai daerah pada ajang nasional mendatang.
Jambi memiliki potensi besar untuk melahirkan generasi Qur’ani yang berprestasi. Potensi tersebut harus didukung dengan pembinaan yang terukur, pelatih yang kompeten, serta komitmen bersama agar prestasi yang diraih bukan sekadar kebanggaan sesaat, melainkan hasil dari proses panjang yang dapat dipertanggungjawabkan.
JAGA SYIAR AGAMA AGAR JAMBI SEMAKIN BAIK
Sementara itu, Ketua LPQT Provinsi Jambi, KH. Abdullah Sani, dalam sambutannya menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga nilai-nilai syiar agama sebagai bagian dari upaya membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik.
"Marilah kita senantiasa menjaga nilai-nilai syiar agama. Karena syiar yang terjaga dengan baik itulah yang akan mampu membuat Jambi menjadi daerah yang lebih baik, lebih berkah, dan lebih sejahtera bagi seluruh rakyatnya."
Pesan tersebut menegaskan bahwa syiar agama semestinya tidak hanya terlihat ketika perhelatan MTQH berlangsung. Nilai-nilai Al-Qur’an harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, tercermin dalam perilaku, kejujuran, kepedulian sosial, tanggung jawab, serta semangat melayani masyarakat.
Sebab, kemajuan suatu daerah tidak cukup hanya diukur melalui pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan karakter, penguatan moral, serta kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai kebaikan juga merupakan bagian penting dalam mewujudkan daerah yang maju dan sejahtera.
MTQH harus menjadi pengingat bahwa Al-Qur’an bukan sekadar dilantunkan dengan suara merdu, tetapi juga harus dipahami, dihayati, dan dijadikan pedoman dalam bertindak. Inilah esensi syiar yang perlu terus dijaga agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.
KESIAPAN YANG MENGINSPIRASI SELURUH DAERAH
Kesiapan Kota Jambi sebagai tuan rumah memberikan gambaran bahwa penyelenggaraan kegiatan besar dapat berjalan dengan baik apabila didukung oleh perencanaan yang matang, koordinasi yang kuat, dan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.
Pemerintah kota, panitia penyelenggara, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya memiliki peran penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar.
Namun, keberhasilan tersebut tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab segelintir pihak. Ketika sebuah daerah dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan tingkat provinsi, seluruh unsur yang terlibat perlu memahami bahwa nama baik daerah turut dipertaruhkan.
Di sinilah pentingnya mengesampingkan ego sektoral, menghindari sikap saling menyalahkan, dan membangun kesadaran bahwa keberhasilan bersama membutuhkan kontribusi nyata dari setiap pihak sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.
Tidak semestinya ada pihak yang merasa paling berjasa, sementara pihak lain diabaikan. Sebaliknya, setiap kontribusi harus dihargai dan setiap kekurangan harus dijadikan bahan evaluasi untuk perbaikan.
Semangat gotong royong inilah yang layak menjadi teladan bagi kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Jambi. Sebab, pembangunan daerah tidak akan berjalan optimal apabila setiap unsur bekerja sendiri-sendiri tanpa koordinasi dan tujuan yang sama.
Kesiapan sebagai tuan rumah juga merupakan bentuk penghormatan kepada para peserta, pelatih, pendamping, dan tamu dari seluruh kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi. Keramahan, pelayanan yang baik, serta suasana yang kondusif harus menjadi bagian dari penyelenggaraan yang mencerminkan akhlak mulia sebagaimana diajarkan Al-Qur’an.
SEMANGAT INI JANGAN HILANG SETELAH ACARA SELESAI
Satu hal yang perlu menjadi perhatian bersama adalah bagaimana menjaga semangat kebersamaan tersebut setelah seluruh rangkaian MTQH ke-55 berakhir.
Jangan sampai kerja sama yang terbangun selama persiapan hanya menjadi cerita ketika acara selesai. Jangan pula semangat menghidupkan syiar Al-Qur’an hanya muncul saat panggung didirikan, perlombaan berlangsung, dan para tamu berdatangan.
Justru setelah perhelatan usai, komitmen untuk membina generasi Qur’ani harus semakin diperkuat. Pembinaan qari dan qariah, pengembangan pendidikan Al-Qur’an, peningkatan kualitas pelatih, serta dukungan terhadap lembaga-lembaga pembinaan harus terus menjadi perhatian.
Kota Jambi telah menunjukkan semangat persiapan yang patut diapresiasi. Kini, tantangannya adalah memastikan semangat tersebut melahirkan dampak yang berkelanjutan, baik dalam peningkatan prestasi maupun dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Kita membutuhkan lebih dari sekadar sukses penyelenggaraan. Kita membutuhkan generasi yang mencintai Al-Qur’an, pemimpin yang menjunjung nilai-nilai moral, serta masyarakat yang menjadikan kebersamaan sebagai kekuatan untuk membangun daerah.
SELAMAT MENYUKSESKAN MTQH KE-55 PROVINSI JAMBI
Selamat atas kesiapan Kota Jambi dalam menyambut perhelatan MTQH ke-55 Tingkat Provinsi Jambi. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, melahirkan qari dan qariah terbaik, serta menjadi langkah nyata dalam memperkuat syiar Al-Qur’an di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Mari kita dukung para peserta dengan penuh semangat, menjaga persaudaraan, dan menjadikan MTQH sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Sebab, prestasi yang membanggakan akan semakin bermakna apabila lahir dari proses pembinaan yang sungguh-sungguh, sedangkan syiar Al-Qur’an akan semakin kuat apabila nilai-nilainya benar-benar hidup dalam perilaku dan kehidupan masyarakat.
Semoga dari MTQH ke-55 ini lahir generasi Qur’ani yang mampu mengharumkan nama Jambi di tingkat nasional pada 2027, sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan Provinsi Jambi yang lebih baik, berkah, dan sejahtera.


