Opini
Muaro Jambi, Jambinyanyok.com | Keamanan merupakan salah satu prasyarat fundamental bagi terselenggaranya pemerintahan yang efektif, pembangunan yang berkelanjutan, serta terjaminnya perlindungan hak-hak masyarakat. Dalam perspektif negara hukum (rechtstaat), negara tidak hanya berkewajiban menegakkan hukum terhadap setiap pelanggaran, tetapi juga membangun sistem pencegahan yang mampu meminimalisasi lahirnya kejahatan. Oleh karena itu, komitmen Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam memerangi aktivitas geng motor patut dipandang sebagai bagian dari implementasi fungsi negara dalam menjaga ketertiban umum (public order) dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Menguatkan Keamanan Daerah melalui Penanggulangan Geng Motor: Perspektif Hukum dan Politik atas Komitmen Bupati Muaro Jambi
03 Aug 2026 | 13 | Admin
ELAS ANRA DERMAWAN, SH (Founder LBH NADI & Advokat)
Muaro Jambi, Jambinyanyok.com | Keamanan merupakan salah satu prasyarat fundamental bagi terselenggaranya pemerintahan yang efektif, pembangunan yang berkelanjutan, serta terjaminnya perlindungan hak-hak masyarakat. Dalam perspektif negara hukum (rechtstaat), negara tidak hanya berkewajiban menegakkan hukum terhadap setiap pelanggaran, tetapi juga membangun sistem pencegahan yang mampu meminimalisasi lahirnya kejahatan. Oleh karena itu, komitmen Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam memerangi aktivitas geng motor patut dipandang sebagai bagian dari implementasi fungsi negara dalam menjaga ketertiban umum (public order) dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Fenomena geng motor pada dasarnya bukan sekadar persoalan kenakalan remaja, melainkan telah berkembang menjadi persoalan sosial yang berpotensi menimbulkan tindak pidana, seperti penganiayaan, perusakan, kepemilikan senjata tajam, hingga mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam konteks tersebut, kehadiran pemerintah daerah menjadi sangat penting sebagai koordinator kebijakan publik yang mampu mengintegrasikan fungsi penegakan hukum, pencegahan, dan pembinaan sosial.
Dari perspektif hukum, langkah Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi memiliki legitimasi yang kuat. Meskipun kewenangan penegakan hukum pidana berada pada Kepolisian, Kejaksaan, dan lembaga peradilan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menciptakan lingkungan yang aman melalui kebijakan preventif, edukatif, dan koordinatif sebagaimana diamanatkan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Dengan demikian, deklarasi perang terhadap geng motor tidak boleh dipahami sebagai slogan politik semata, melainkan sebagai kebijakan publik yang harus diikuti dengan langkah-langkah nyata, terukur, dan berkesinambungan.
Dari perspektif politik pemerintahan, komitmen Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno, menunjukkan orientasi kepemimpinan yang menempatkan keamanan masyarakat sebagai prioritas pembangunan daerah. Dalam teori good governance, pemerintah yang efektif adalah pemerintah yang mampu menjamin keamanan publik, membangun kolaborasi antarlembaga, serta melibatkan partisipasi masyarakat dalam menyelesaikan persoalan sosial. Oleh karena itu, pendekatan yang mengedepankan sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kepemudaan, dan keluarga merupakan strategi yang lebih komprehensif dibandingkan mengandalkan pendekatan represif semata.
Kebijakan ini juga harus dipandang sebagai investasi sosial jangka panjang. Stabilitas keamanan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, menarik investasi, serta menciptakan ruang publik yang kondusif bagi perkembangan generasi muda. Sebaliknya, apabila aktivitas geng motor dibiarkan berkembang, dampaknya tidak hanya mengancam ketertiban umum, tetapi juga berpotensi melemahkan kualitas pembangunan daerah secara keseluruhan.
Atas dasar tersebut, komitmen Bupati Muaro Jambi dalam penanggulangan geng motor layak memperoleh dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Namun, dukungan tersebut harus diiringi dengan pengawasan terhadap implementasi kebijakan agar tetap berada dalam koridor negara hukum, menghormati hak asasi manusia, serta mengedepankan prinsip profesionalitas dan proporsionalitas dalam setiap tindakan penegakan hukum.
Pada akhirnya, keberhasilan memerangi geng motor bukan hanya diukur dari banyaknya pelaku yang diproses secara hukum, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah mampu menekan angka kriminalitas, memperkuat ketahanan sosial masyarakat, dan menyelamatkan generasi muda dari pengaruh kekerasan serta perilaku menyimpang. Di titik inilah komitmen Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menjadi relevan sebagai bagian dari upaya membangun daerah yang aman, tertib, berkeadilan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.(***)
Komentar
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama berkomentar di artikel ini.Tulis Komentar
Berita Trending
Berita Lainnya


